Gagal Gombal Bahasa Arab

Gagal Gombal Bahasa Arab

Setiap kalimat dalam bahasa Arab memiliki dua makna yaitu, makna bawaan dari kalimat dan makna tambahan dari Siyaq (hubungan dan keadaan) kalimat.

Yang pertama, makna bawaan dari kalimat dipelajari di matan Lughah, Sharf, wadh’ dan Isytiqaq. Sedangkan yang kedua, makna tambahan dari Siyaq dipelajari dalam llmu Balaghah.

Contoh kalimatnya sebagai berikut:

إيَّاكَ نَعْبُدُ

Makna bawaannya adalah “Kepadamu kami menyembah.”

Sedangkan makna tambahan yang ada dalam Al-Qur’an adalah “Hanya kepadamulah kami menyembah dan bukan kepada selainmu”.

Makna yang kedua ini diartikan demikian (secara makna tambahan) karena keadaan kalimat tersebut termasuk dalam bab Qasr (membatasi pada individu tertentu dan menafikan terhadap yang lain). Maka ketentuannya, posisi Maf’ul bih didahulukan dari pada Jumlah Fi’il-nya.

Dari sinilah kita bisa mengetahui alasannya mengapa Imam Suyuthi mengutip kalam para ulama, bahwa untuk mengetahui kemukjizatan aI-Quran hanya melalui ilmu Balaghah.


Sama seperti seorang suami yang ingin menggoda istrinya seperti cerita dibawah berikut.

“Dik, Anaa Uhibbuki fillaah.” ujar sang Suami, lirih menggoda.

Sang Istri ternyata hanya diam, merespon dengan dingin perkataan suaminya. Tidak ada satupun kata-kata keluar dari mulutnya.

“Aku salah ya, Dik?” tanya Suami. Terheran.

Istri masih diam, cemberut.

“Kamu tidak hanya mencintaiku!” tukas sang Istri, setengah kesal.

“Loh, kenapa?” tanya sang Suami terheran-heran.

“Sini kujelaskan dengan rinci!” balas sang Istri, ketus.

“Uhibbuki: Uhibbu fiil mudhari marfu, wal Fail dhamir mustatir taqdiruhu Ana, Wal kaff dhamir muttasil mabni fil mahalli nasbin maf’ul bihi.”

Sang Istripun melanjutkan, “Maf’ul bih memang seharusnya diakhirkan. Kalau abang benar-benar mencintaiku, maka abang akan dahulukan Maf’ul.”

“Contoh seharusnya begini. Iyyaaki Uhibbu. Dengan begitu abang memberikan faidah kekhususan. Karena artinya jadi begini, hanya adek yang abang cinta, gak ada yang lain!” tutur sang Istri panjang lebar.

Alhasil sang suami malu karena awalnya percaya diri menggoda dengan bahasa Arab malah gagal karena istrinya menguasai ilmu Balagoh.

Penyakit baru nih, gagal gombal!

Hahaha

20 Views
The following two tabs change content below.
Rasyid Almahbub
Penulis buku "Aku Menemukan Diriku Dalam Sepi"
Rasyid Almahbub

Latest posts by Rasyid Almahbub (see all)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Balik!